Sekda DIY: Semua Kabupaten/Kota Wajib Anggarkan Pencegahan Stunting

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 04:30 WIB
Penerimaan Penghargaan oleh Kepala Daerah di 5 Kota/Kabupaten se DIY. (Istimewa)
Penerimaan Penghargaan oleh Kepala Daerah di 5 Kota/Kabupaten se DIY. (Istimewa)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM -- Pemerintah pusat menargetkan pengurangan angka kasus stunting alias kekerdilan anak sebesar 14 persen.

Padahal penanganan pencegahan stunting menjadi hal yang tidak mudah.

"Maka dari itu untuk pencegahan kasus stunting di DIY kami instruksikan di 4 Kabupaten dan 1 Kota Jogja kami menginstruksikan seluruh kota/kabupaten di DIY menganggarkan alokasi anggaran pencegahan stunting. Adapun jumlah nominal alokasi anggaran diserahkan kepada Kota/Kabupaten yang bersangkutan karena yang mengetahui urgensi dan kebutuhan kawasannya adalah daerah itu sendiri," jelas Sekretaris Daerah (Sekda) DIY K Baskara Aji usai pelaksanaan Pemberian Penghargaan dari BKKBN atas Upaya Penurunan Angka Stunting Tahun 2021.

Baca Juga: Cegah Stunting, Penuhi Asupan Protein Hewani Sejak Masa Kehamilan  

Sekda menegaskan penurunan angka stunting di Indonesia ditarget harus bersama-sama menurunkan angka stunting di 2024 harus mencapai 14 persen.

Adapun penanganan Stunting imbuhnya tak dapat hanya  sosialisasi saja namun perlu aksi tanggap dan bekerja dalam aksi program yang telah disusun demgan baik.

"Kota/Kabupaten se DIY sudah melaksanakan dengan baik," tutur Sekda.

Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Shodiqin, menyebutkan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi BKKBN kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah berkontribusi dalam upaya penurunan stunting.

Hal ini merupakan salah satu implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. 

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X