BBM Naik, Pengguna Sepeda Motor Seakan Diarahkan Beli Pertamax

- Selasa, 6 September 2022 | 14:00 WIB
Ilustrasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Ilustrasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

BANTUL, AYOYOGYA.COM - Antrian panjang sepeda motor yang akan mengisi BBM jenis pertalite di sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Bantul masih panjang.

Bahkan untuk mendapatkan BBM jenis pertalite sebanyak dua hingga tiga liter harus mengantri hingga 30 menit bahkan lebih.

Salah satu konsumen SPBU Bantul, Nawang Sekar (21) menuturkan antrean panjang sepeda motor yang akan mengisi SPBU masih panjang.  Ia mengantre hampir 30 menit lamanya.

"Seperti saat masyarakat panik akan adanya kenaikan BBM sehingga ramai-ramai mendatangi SPBU. Padahal saya pribadi membeli BBM karena butuh motor saya kehabisan BBM," keluhnya.

Baca Juga: Pas Dinyanyikan Saat Harga BBM Naik, Ini Lirik Galang Rambu Anarki, Lagu Ciptaan Iwan Fals

Nawang mengeluh di beberapa SPBU seolah warga atau konsumen diarahkan membeli Pertamax. Hal ini karena tempat Pertalite ditutup dan habis.

"Kondisi saat ini tak beda jauh ketika ada isu pemerintah akan menaikkan BBM sehingga antrean pembelian BBM bersubsidi mengular. Namun setelah BBM dinaikkan masih saja antrean sepeda motor di SPBU tetap mengular,"ucapnya.

Terpisah Ersa Diyanti konsumen SPBU Manding Bantul menambahkan seharusnya ketika BBM bersubsidi dinaikkan harusnya antrean BBM bersubsidi tidak seperti saat masyarakat panik pemerintah akan menaikkan BBM bersubsidi

Baca Juga: Harga BBM Naik, Ini Rekomendasi 5 Lagu yang Biasa Dinyanyikan saat Demonstrasi

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X