Kasus Impor Garam, Kejagung Periksa Susi Pudjiastuti

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 16:45 WIB
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (instagram@susipudjiastuti115)
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (instagram@susipudjiastuti115)

JAKARTA, AYOYOGYA.COM - Susi Pudjiastuti mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 diperiksa terkait kasus 2018, ketika 21 perusahaan melakukan impor garam.

Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejakgung) memeriksa Susi Pudjiastuti sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi impor garam industri. Pemeriksaan dilakukan di gedung Jampidsud Kejakgung, Jumat (7/10/2022).

"Iya (diperiksa) sudah ada di Gedung Bundar," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejakgung, Ketut Sumedana di Jakarta, Selatan, melansir Republika-jaringan Ayoyogya.com, Jumat (7/10/2022).

Baca Juga: Disindir Hanya Bisa Tenggelamkan Kapal, Ini Tanggapan Susi Pudjiastuti

Ketut mengatakan, perihal pemeriksaan Susi sebagai saksi perkara impor garam akan disampaikan keterangan lengkapnya oleh Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kuntadi di Gedung Bundar, usai sholat Jumat. "Nanti Dirdik doorstop," kata Ketut.

Susi tiba di Gedung Bundar sekitar pukul 09.00 WIB didampingi pengacaranya. Posisi kasus terjadi pada 2018, ketika terdapat 21 perusahaan importir garam yang mendapat kuota persetujuan impor garam industri sebanyak 3.770.346 ton atau dengan nilai sebesar Rp 2 triliun tanpa memperhitungkan stok garam lokal dan stok garam industri yang tersedia.

Sehingga, keputusan itu mengakibatkan garam industri melimpah.

Baca Juga: Wah! Mantan Jubir KPK Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Apa Alasannya?

Para importir kemudian mengalihkan secara melawan hukum peruntukan garam industri menjadi garam konsumsi dengan perbandingan harga yang cukup tinggi, yang dampaknya mengakibatkan kerugian bagi petani garam lokal dan kerugian perekenomian negara.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X