Buntut Cuitan Soal Tragedi Kanjuruhan, JPW Desak Copot Kapolsek Srandakan Bantul

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:00 WIB
Tragedi Kanjuruhan Malang. (istimewa)
Tragedi Kanjuruhan Malang. (istimewa)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM- Jogja Police Watch (JPW) mendesak Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar mencopot Kapolsek Srandakan Kompol Sudarsono buntut dari komentar anggotanya berinisial TH di akun Twitter @polseksrandakan.

TH belakangan diketahui mantan admin @polseksrandakan dan polisi aktif di Polsek Srandakan Polres Bantul yang mengomentari insiden kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur dengan kata-kata yang tidak pantas, tidak empati tidak terpuji dan merupakan perbuatan tercela.

"Ini Merupakan kewenangan Kapolda DIY yang mencopot Kapolsek Srandakan Polres Bantul," jelas Kabid Humas JPW Baharudin Kamba dalam siaran pers Selasa (4/10/2022).

Baca Juga: Respon Bos PSIM Jogja Pasca PT LIB Hentikan Sementara Liga 2 Buntut Tragedi Kanjuruhan

Selain mencopot Kapolsek Srandakan Polres Bantul juga perlu diperiksa secara kode etik Polri khususnya terkait dugaan kelalaian dalam pengawasan terhadap anak buahnya dalam hal ini TH yang ikut berkomentar dengan kata-kata yang tidak sepantasnya dengan akun Twitter @polseksrandakan, diantaranya "Modyar" kemudian "salut pak tentara, musnahkan". Kini polisi TH ditahan di tempat khusus selama 21 hari dan akan menjalani sidang kode etik profesi Polri.

Mengutip ultimatum Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan menggunakan peribahasa "ikan busuk dari kepalanya" yang artinya organisasi yang gagal disebabkan oleh pemimpinnya.

Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Copot 9 Perwira di Polres Malang

Sejumlah Kapolsek dicopot karena kelakuan anak buahnya, sebut saja Kapolsek Tambusai Utara, AKP Raja Napitupulu dalam kasus pelaporan ibu muda yang diperkosa empat pria. Saat itu dua anggota Polsek Tambusai Utara memarahi korban yang melaporkan kasus pemerkosaan ke polisi. Kemudia ada kasus yang sempat menjadi perhatian publik yakni seorang pedagang kaki menjadi tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan oleh sejumlah orang. Akibatnya Kapolsek Percut Sie Tuan AKP Janpiter Napitupulu dicopot sebagi Kapolsek. Percut Sie Tuan, Sumatera Utara.

Baca Juga: YLBHI Minta Negara Harus Bertanggung Jawab Soal Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X