Diseminasi Rembug Stunting Sleman, Targetkan Penurunan Kasus di 2024

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 08:30 WIB
Diseminasi Rembug Stunting di Sleman. (Dokumen Humas Sleman.)
Diseminasi Rembug Stunting di Sleman. (Dokumen Humas Sleman.)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM - Sebagai upaya mendukung program percepatan penurunan stunting, Pemerintah Kabupaten Sleman selenggarakan kegiatan Diseminasi Rembuk Stunting.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa turut hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan diseminasi rembuk stunting ini.

Kegiatan yang diikuti oleh beberapa perwakilan OPD ini merupakan salah satu upaya dalam mengidentifikasi penyebab kasus stunting serta mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang.

Baca Juga: Salah Satu Bahaya Rokok, Tingkatkan Potensi Stunting Pada Anak

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dalam siaran pers Jumat (12/8/2022) menyampaikan bahwa kegiatan diseminasi rembuk stunting menjadi kegiatan yang harus dilakukan, mengingat Pemerintah Kabupaten Sleman memiliki kewajiban untuk meneruskan program nasional yang menjadi arahan Pemerintah Pusat. 

"Sudah menjadi kewajiban daerah untuk meneruskan program nasional. Dan salah satu program prioritas pemerintah yaitu percepatan penurunan stunting," jelas Danang Maharsa. 

Lebih lanjut, Danang mengatakan Pemkab Sleman berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai target penurunan prevalensi stunting.

Baca Juga: Sekda DIY: Semua Kabupaten/Kota Wajib Anggarkan Pencegahan Stunting

"Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021 adalah 24,4 persen sementara Kabupaten Sleman saat ini telah berada di angka 16 persen. Capaian ini lebih baik dibanding angka prosentase Nasional." jelasnya.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Terkini

X