Investasi Bodong Kembali Makan Korban, Bittorentrust Lenyapkan Dana Rp1.3 Miliar Milik IRT dari Jakarta

- Jumat, 1 Juli 2022 | 17:34 WIB
Advokat Jiwa Nugroho dan team menunjukkan berkas pelaporan polisi. (Ayoyogya.com/Rahajeng Pramesi)
Advokat Jiwa Nugroho dan team menunjukkan berkas pelaporan polisi. (Ayoyogya.com/Rahajeng Pramesi)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM  -- Investasi bodong kembali memakan korban. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Jakarta melapor ke Polda DIY setelah kehilangan Rp1,3 miliar akibat terjerumus di investasi bodong berkedok kripto dengan platform Bittorent Trust.

Korban berinisial LFD (51) mengalami kerugian Rp1,3 miliar dan secara resmi melapor ke Polda DIY pada Sabtu (25/6/2022) pekan lalu. 

Kuasa Hukum LFD, Jiwa Nugroho dalam konferensi pers Jumat (1/7/2022) menjelaskan kasus ini mencatut salah satu perusahaan global Bittorent, di mana pelaku menggunakan nama Bittorent Trust. 

Melalui keterangan tertulis, korban LFD mengaku tertarik dengan tawaran investasi kripto tersebut karena keuntungan profit yang dijanjikan.

Baca Juga: Ini 4 Situs Menambang Kripto ‘Cloud Mining’ Terbaik di 2022

Adapun nominal uang bisa dipantau secara langsung lewat akun member di website tersebut.

Selain itu pengakuan terafiliasi dengan Bittorent dengan mata uang digitalnya BTT Koin membuatnya makin yakin.

Karena mata uang digital kripto BTT Koin merupakan satu-satunya yang digunakan dalam transaksi platform Bittorent secara global.

"Pada awalnya memang mereka memberikan profit itu supaya member yakin kalau itu investasi berjalan. Namun sejak Maret 2022 website Bittorent Trust tidak bisa diakses bersamaan dengan menghilangnya orang-orang. Jadi saya tidak bisa melakukan withdraw atau mengambil uang saya pribadi, sehingga mengalami kerugian Rp1,3 miliar," katanya

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X