Totalitas Besti di Sleman, Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

- Kamis, 1 Desember 2022 | 12:00 WIB
Ilustrasi ibu hamil. (Pixabay)
Ilustrasi ibu hamil. (Pixabay)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman meluncurkan Inovasi “Totalitas Besti” atau Tolong Tangani dan Fasilitasi Bumil dan Balita dari Resiko Tinggi. Apakah Totalitas Besti ini?

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama melaporkan, peringatan Hari Kesehatan Nasional pada tahun ini menjadi pijakan untuk mewujudkan sistem kesehatan daerah yang lebih kuat. Hal itu diwujudkan melalui enam pilar transformasi sistem kesehatan yakni, transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi sdm kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.

“Saat ini potensi telah kita miliki guna mendukung transformasi tersebut. Dari segi fasilitas layanan kesehatan primer 25 Puskesmas yang mana 10 diantaranya rawat inap didukung 70 Pustu, 122 klinik terdiri dari 88 klinik pratama dan 34 klinik utama. Layanan rujukan sebanyak 28 rumah sakit terdiri dari 7 RS pemerintah dan 21 RS swasta,” jelas Cahya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Terkuat di Kisaran 4.5 hingga 5.3 Persen, Ini Penjelasannya

Terkait peluncuran “Totalitas Besti”, Cahya menjelaskan inovasi tersebut merupakan upaya untuk menurunkan angka kematian ibu, bayi dan balita, sekaligus menurunkan angka stunting di Kabupaten Sleman. Tingginya angka kematian ibu, bayi dan balita saat pandemi, menjadi salah satu latar belakang lahirnya “Totalitas Besti”. Sehingga, diharapkan angka kematian ibu dan bayi dapat turun di Kabupaten Sleman.

Mendukung hal tersebut, Bupati Kustini menyampaikan saat ini 16 puskesmas di Kabupaten Sleman telah memiliki sistem USG dan perangkat sistem informasi, serta sudah mendapatkan pelatihan konsultasi telemedicine.

Sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi “Totalitas Besti”, Pemkab Sleman juga membangun sistem informasi manajemen KIA Sembada. SIM KIA difungsikan untuk melakukan pemantauan Ibu Hamil dan Balita Beresiko.

“Pada kesempatan ini saya mengajak seluruh stakeholder yang hadir untuk bersama mensukseskan inovasi Totalitas Besti ini. Saya juga berharap agar seluruh stakeholder dapat terus berinovasi dalam pelayanan kesehatan,” kata Kustini.

Baca Juga: bank bjb Raih Penghargaan Human Capital & Performance Awards 2022  

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X