Tragis! Bocah 7 Tahun Selamat Usai Tiga Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa Cianjur

- Rabu, 23 November 2022 | 15:29 WIB
Pengungsian korban gempa Cianjur di Desa Talaga, Kec. Cugenang, Kab. Cianjur, Selasa (22/11/2022) (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Pengungsian korban gempa Cianjur di Desa Talaga, Kec. Cugenang, Kab. Cianjur, Selasa (22/11/2022) (Ayobandung.com/Kavin Faza)

CIANJUR, AYOYOGYA.COM -- Rafka, bocah berusia tujuh tahun ditemukan selamat usai tiga hari tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa Cianjur, Rabu (23/11/2022). Korban ditemukan oleh petugas gabungan di Kampung Rawa Cina, Desa Nagrak, Kabupaten Cianjur.

Pada video yang beredar di media sosial, terlihat petugas gabungan tengah melakukan pencarian korban pada reruntuhan bangunan gempa Cianjur. Mereka akhirnya dapat mengevakuasi korban dari sebuah lubang besar hingga akhirnya dapat diselamatkan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan petugas gabungan yang berjumlah 61 satu orang termasuk dari Brimob melakukan pencarian korban. Mereka berhasil mengevakuasi korban anak-anak yang tertimbun reruntuhan gempa.

"Pukul 10.05 WIB, tim SAR gabungan menemukan korban tertimbun selama tiga hari, Rafka umur tujuh tahun," ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (23/11/2022).

Baca Juga: Ternyata Sering Terjadi Juga Sebelumnya, Mengapa Pertemuan HIPMI Selalu Diwarnai Kericuhan?

Partai Sintetis, Partai dari Denmark yang Dipimpin oleh Kecerdasan Buatan
Ia mengatakan petugas masih melakukan pencarian korban sebab mendapatkan laporang satu korban wanita masih tertimbun. Petugas sedang dalam proses pencarian menggunakan peralatan dari damkar.

Sebelumnya, jumlah korban meninggal dunia dan luka-luka akibat gempa magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur terus bertambah. Data pada Selasa (22/11/2022) mencatat sekitar pukul 17.00 WIB jumlah korban meninggal dunia mencapai 268 orang.

Baca Juga: Ini Hitungan Simulasi UMK 2023 Kota dan Kabupaten Se DIY Jika Naik 10 Persen

"Dari 268 korban meninggal, yang sudah teridentifikasi siapa-siapa jenazahnya sebanyak 122 orang," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto kepada wartawan di posko utama penanganan bencana gempa Pendopo Kabupaten Cianjur, Selasa (22/11/2022) sore.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X