Usai NasDem Capreskan Anies Baswedan, Pengamat Nilai Konstelasi Paslon Segera Mengerucut  

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 20:00 WIB
Anies Baswedan, Capres yang diusung Partai Nasdem. (YouTube.com/PEMPROV DKI JAKARTA)
Anies Baswedan, Capres yang diusung Partai Nasdem. (YouTube.com/PEMPROV DKI JAKARTA)

 

JAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Usai Partai Nasdem mengumumkan Anies sebagai bakal calon presiden (capres) di pemilu 2024, utak-atik bakal capres dan paketnya dinilai akan semakin mengerucut.

Pengamat menyebut, setidaknya sudah ada tiga gambaran nama capres yang pasti akan dicalonkan di pilpres 2024 mendatang.

Pengamat Politik yang juga pendiri Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio mengatakan, dengan dideklarasikannya Anies Baswedan oleh Partai Nasdem setidaknya tiga nama sudah dipastikan menjadi gambaran di pilpres 2023. "Capresnya itu ya Prabowo Subianto, Puan Maharani dan Anies Baswedan," kata melansir Republika Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: Terapkan BI-Fast, bank bjb Jadi Bank Sponsor untuk Bank Jambi dan Bank Jambi Syariah

Karena di tiga nama ini, menurut dia, setidaknya memiliki tiket elektoral yang lebih jelas saat ini. Sebagaimana publik ketahui, Partai Gerindra yang sudah pasti mencalonkan Ketua Umumnya Prabowo Subianto sudah menjalin komunikasi politik dengan PKB. Terlepas siapa nama bakal calon wakil presidennya, Hensat menilai, Gerindra dan PKB sudah memenuhi syarat elektoral, yaitu 23,66 persen, lebih 20 persen perolehan kursi minimal seperti yang disyaratkan.

Begitu juga dengan nama Anies Baswedan yang resmi diusung oleh Nasdem. Walaupun Partai Nasdem bila sendiri tidak memenuhi syarat elektoral, tetapi dua partai seperti Demokrat dan PKS yang sejak lama sudah menjajaki nama capres Anies Baswedan, besar kemungkinan akan bergabung.

Baca Juga: Iwan Bule Malah Salahkan Panpel atas Tragedi Kanjuruhan, Netizen: Harusnya Dia Mundur

Sehingga, bila ketiga partai ini bergabung, maka akan memperoleh 28.35 persen. Jumlah itu, lebih 20 persen perolehan kursi minimal seperti yang disyaratkan.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X