Kasus Prank Polisi Baim Wong dan Paula Bakal Diselesaikan Secara Restorative Justice, Ini Penjelasannya

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 15:36 WIB
Baim Paula yang dipidanakan atas kasus laporan palsu.
Baim Paula yang dipidanakan atas kasus laporan palsu.

JAKARTA, AYOYOGYA.COM Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan menyebut penyelesaian kasus dugaan membuat laporan palsu yang dilakukan oleh Baim Wong dan Paula Verhoeven kemungkinan akan menggunakan restorative justice. 

Restorative justice alias keadilan restoratif adalah sebuah pendekatan untuk menyelesaikan konflik hukum dengan menggelar mediasi diantara korban dan terdakwa. Kadang-kadang dalam proses ini juga melibatkan para perwakilan masyarakat secara umum.

Melansir Republika, kedua pasangan selebritis tersebut terseret kasus hukum usai membuat prank video konten Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). 

Baca Juga: Baim Wong ke Lokasi Kebakaran Diwarnai Polemik, Warga: Ngonten Terus Bantu Kagak

"Alasan restorative itu karena polri tidak antikritik, ya nanti langsung dipidana nanti dibilang polisi ada kritik sedikit langsung nangkap orang nanti dianggap masyarakat tidak benar," ujar Zulpan 

Kemudian, kata Zulpan, pihak kepolisian telah melayangkan panggilan kepada Baim Wong dan Paula Verhoeven untuk dimintai klarifikasi. Salah satu yang digali adalah motif keduanya membuat laporan palsu terkait KDRT.

Nantinya keterangan dari kedua terlapor  itu diharapkan mampu membuat terang-bendera kasus yang tengah ditangani Polres Metro Jakarta Selatan tersebut.

Baca Juga: Baim Wong Batal Patenkan Hak Kekayaan Intelektual Citayam Fashion Week

"Nanti digali lagi apakah betul memang tujuannya itu becanda atau mencari keuntungan di medsos yang dia kelola itu, nanti kan sampaikan. Kalau dia tidak bisa membuktikan bahwa itu candaan atau bagaimana apalagi meniatkan ke kejahatan dia dipidana,“ ucap Zulpan.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X