Sertifikasi Emas Tengah Diminati,Catat Ini Pesan BBSPJIKB Kemenperin

- Kamis, 24 November 2022 | 17:30 WIB
Ilustrasi emas batangan. (ayosolo.id/logammulia.com)
Ilustrasi emas batangan. (ayosolo.id/logammulia.com)

YOGYA, AYOYOGYA.COM - Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Kementrian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan sertifikasi usaha emas utamanya emas batangan tengah marak dilakukan para pengusaha emas.

Para pengusaha emas saat ini berlomba lomba meningkatkan kualitas produknya dengan mensertifikasi produknya dengan label SNI.

Hal ini dimaksudkan untuk membuat konsumen tenang dan nyaman karena kualitas barang yang dijual yakni emas terjamin mutunya.

Baca Juga: Bantu IKM Kerajinan dan Batik, BBSPJIKB Kemenperin Gelar Business Matching dan Pelatihan bagi IKM

Kepala BBSPJIKB DIY Hendra Yetty menuturkan pihaknya tengah aktif melakukan kegiatan perkenalan dengan memberikan sosialisasi pelayanan kepada calon calon pelanggan baru potensial dan BUMN BUMD untuk membantu UMKM dalam bentuk memberikan bekal pelatihan informasi dan CSR

Pelayanan sertifikasi SNI imbuhnya ada berbagai macam produk seperti emas, pakaian bayi, mainan anak, alat olahraga dan sebagainya.

"Jadi sebelum dilempar ke pasar hendaknya produk wajib memiliki sertifikasi. Kesadaran makin besar tentang sertifikasi utamanya usaha emas karena kadang konsumen kurang yakin denga benar tidak kadarnya sesuai dan sebagainya," jelas Yetty.

Baca Juga: KSPSI Desak Penetapan UMK Kota Kabupaten Se DIY Diatas Rp3 Juta, Ini Penjelasannya

Ditambahkan untuk persyaratan sertifikasi sebenarnya mudah namun biasanya para UMKM tidak pernah mencatat secara rigit dan lengkap seperti berapa bahan dan energi yang dipakai.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BTN Sukseskan Kawasan Bakauheni Harbour City

Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:37 WIB

Tahun 2045 Ditargetkan Zero Backlog Perumahan

Jumat, 25 November 2022 | 18:14 WIB
X