Bantu IKM Kerajinan dan Batik, BBSPJIKB Kemenperin Gelar Business Matching dan Pelatihan bagi IKM

- Kamis, 24 November 2022 | 15:47 WIB
Pelatihan  IKM yang diselenggarakan BBSPJIKB Kemenperin (Rahajeng Pramesi)
Pelatihan IKM yang diselenggarakan BBSPJIKB Kemenperin (Rahajeng Pramesi)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM - Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) menginisiasi penyelenggaraan acara Business Matching dan Pelatihan Awareness ISO 9001:2015 untuk IKM Kerajinan dan Batik selama tiga hari (24-26 November 2022).

Acara dengan tema “Levelling Up IKM Melalui Kolaborasi dan Sertifikasi”. Kegiatan ini sebagai usaha peningkatan sektor industri (khususnya di bidang kerajinan dan batik) melalui sistem mutu yang dapat diterapkan di industri sehingga diharapkan akan terbentuk sistem yang dapat menjamin kualitas produk yang dihasilkan.

Baca Juga: KSPSI Desak Penetapan UMK Kota Kabupaten Se DIY Diatas Rp3 Juta, Ini Penjelasannya

“Sebagaimana diketahui, sektor industri memiliki peran sentral dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk mendorong industri agar menghasilkan kualitas produksi dan standardisasi produk yang dapat bersaing di tengah persaingan pasar” ungkap Kepala BBSPJIKB Hendra Yetty, Kamis (24/11).

Kepala BBSPJIKB berharap upaya tersebut agar berjalan maksimal dan berkelanjutan maka perlu adanya komitmen yang tinggi, semangat kolaborasi dan sinergi, serta dukungan dari stakeholder terkait. Oleh karenanya semangat tersebut berusaha disinkronkan dengan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Program TJSL) dari berbagai pihak.

Baca Juga: Live Score Hingga Hasil Akhir Swiss vs Kamerun Piala Dunia Qatar 24 November 2022, Cek di Sini

Program TJSL merupakan kegiatan yang memuat komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan dengan menggandeng berbagai pihak.

“Karena memang muaranya sebenarnya sama antara kami di Kementerian Perindustrian dengan pihak BUMN atau pihak lain, kita bersama menginginkan industri yang kita bersama bina itu bisa meningkat levelnya, tidak hanya dalam bidang teknis namun menyentuh aspek administrasi hingga dalam pemenuhan berbagai standar yang ada” pungkas Hendra Yetty.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Direktur PT Pegadaian Galeri Dua Empat, Arifmon, Assistant Vice President (AVP) TJSL PT Pupuk Kaltim, Irma Safni dan General Manager CV Paradise Batik, Muhammad Anwar Karim. Ketiganya menyampaikan success story terkait pelaksanaan program TJSL dan pemenuhan standar pada produknya.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BTN Sukseskan Kawasan Bakauheni Harbour City

Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:37 WIB

Tahun 2045 Ditargetkan Zero Backlog Perumahan

Jumat, 25 November 2022 | 18:14 WIB
X