Geliat Rumah UMKM Kalasan Usai Pandemi, Target Bakal Hadirkan Paket Wisata dan Edukasi Produk Lokal

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 08:36 WIB
Salah satu Pojok Showroom Rumah UMKM Kalasan. (Rahajeng Pramesi.)
Salah satu Pojok Showroom Rumah UMKM Kalasan. (Rahajeng Pramesi.)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM -- Ada yang berbeda saat menginjakkan kaki Kapanewon Kalasan Sleman.

Sisi pojok persis di kompleks Kapanewon Kalasan terdapat sebuah rumah kecil sederhana. Saat datang di tempat kecil tersebut terlihat display aneka produk UMKM yang sudah dipacking sedemikian cantik.

Beberapa produk seperti bakpia, almond crispy, kacang bawang, peyek kacang, bubuk cabe olahan, keripik pisang, aneka minuman olahan dan aneka produk lain yang tak kalah menarik.

Yang membedakan adalah display produk di UMKM Kalasan tidak hanya mengedepankan kualitas rasa dan bahan namun juga teknik packaging yang menarik.

Baca Juga: Festival Pujafest Prambanan, Ketika Sektor UMKM Berpotensi Jadi Tulang Punggung

"Selain memakai kardus atau packaging dengan tas keranjang bambu, ada salah satu produk yang packaging dengan kaleng yakni bakpia alasannya karena permintaan akan dikirim ke Korea dan harus tahan kisaran 1 hingga 2 tahun maka Bakpia Kaleng adalah solusinya," jelas Atik Santoso, Wakil Ketua Forkom kapanewon Kalasan.

Harapan kedepan Rumah UMKM Kalasan ini dapat bersinergi dengan tempat-tempat wisata di kawasan dekat dengan Kalasan seperti Candi Prambanan, Tebing Breksi untuk suguhkan alternatif tempat pembelian oleh-oleh wisatawan sekaligus edukasi.

"Misalnya sambil belanja bisa melihat dan belajar membuat bakpia atau membuat jamu dan sebagainya," jelasnya lagi.

Showroom Rumah UMKM Kalasan memiliki 106 pengusaha UMKM yang tergabung dengan aneka produksi baik setiap hari ataupun by order.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BTN Sukseskan Kawasan Bakauheni Harbour City

Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:37 WIB

Tahun 2045 Ditargetkan Zero Backlog Perumahan

Jumat, 25 November 2022 | 18:14 WIB
X