Dampak Mengonsumsi Daging Berlebih dan Cara Mengatasinya

- Kamis, 29 Juli 2021 | 08:00 WIB
Daging Merah (Jacek-Chabraszewski/Shutterstock)
Daging Merah (Jacek-Chabraszewski/Shutterstock)

AYOYOGYA.COM -- Daging sapi memang menjadi salah satu daging yang banyak digemari oleh masyarakat karena bermacam hidangannya lezat dan dapat menggugah selera bagi siapa saja yang menikmatinya. Akan tetapi, jika terlalu banyak mengonsumsi daging dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan apalagi jika mengolah makanan daging tidak sesuai teknik yang tepat. 

Mengonsumsi daging sapi terlalu banyak atau berlebihan dapat meningkatkan risiko metabolisme tubuh. Hal itu dikarenakan daging sapi mengandung banyak lemak daripada serat yang menyebabkan usus mencerna makanan menjadi terhambat. Selain itu, masalah kesehatan yang ditimbulkan jika mengonsumsi banyak daging di antaranya dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Daging mengandung banyak lemak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh terlebih jika cara mengolahnya tidak tepat sehingga jika kolesterol dalam tubuh meningkat dapat menyebabkan kesemutan, sakit kepala, hingga nyeri pada dada.

Konsumsi daging secara berlebihan ternyata juga menyebabkan batu ginjal, karena protein berlebihan dalam daging dapat memengaruhi ginjal karena senyawa purin yang terdapat dalam daging dapat membentuk asam urat sehingga meningkatkan risiko batu ginjal. Jika kandungan daging hampir tidak memiliki serat, maka dapat menyebabkan sembelit jika mengonsusmsi secara berlebihan, tentunya hal ini dapat menyebabkan kesehatan dalam tubuh menjadi terganggu. Tak hanya itu, jika mengonsumsi daging terutama daging merah secara berlebihan, dapat menyebabkan risiko kanker.

Oleh karena itu, mengingat banyaknya risiko gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan jika mengonsumsi daging terlalu banyak, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar menjaga  tubuh tetap sehat, di antaranya: 

1. Daging mengandung banyak lemak dan hampir tidak ada serat di dalamnya, bila mengonsumsi daging terlalu banyak, supaya mengimbangi dengan buah dan sayuran yang cukup agar kesehatan dalam tubuh tetap terjaga. Saat menyantap daging, bisa dibarengi dengan sayuran akan serat seperti buncis, kentang, ataupun wortel. Hal ini untuk mengimbangi olahan daging yang tidak mengandung serat, karena jika kekurangan serat bisa menimbulkan masalah pencernaan

2. Pilihlah metode memasak yang tepat, seperti menghindari menggoreng daging karena dapat meningkatkan lemak jenuh dalam daging. Hindari pula memasak dengan cara disantan karena juga dapat meningkatkan kandungan lemak dalam daging  terlebih  jika masakannya sering dipanaskan. 

3. Jika menginginkan tubuh tetap sehat maka hal yang perlu diperhatikan adalah mengontrol porsi makan, tidak terlalu banyak dan secukupnya. Hindari makan daging yang mengandung banyak lemak dengan cara meminimalisasi gajih atau jeroan dari daging yang dikonsumsi. 

4. Selain itu, agar tidak menambah kadar lemak dalam daging, sebaiknya teknik pengolahan direbus atau dikukus jika mengonsumsi dalam jumlah yang banyak. Diusahakan juga untuk meminimalisasi teknik pengolahan daging dengan cara dibakar karena dapat menambah zat karsinogenik sehingga dapat memicu kanker.

5. Selain itu saat mengolah daging juga menggunakan minyak yang sehat, bukan minyak sisa yang sudah digunakan berhari-hari atau minyak jelantah. (Sofi Andri Yani / magang Ayoyogya.com

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X