Beda dengan Wisata, Silaturahmi di Jogja Raya Wajib Rapid

- Senin, 10 Mei 2021 | 18:19 WIB
Museum Ullen Sentalu (Foto: rachelxhann/Instagram)
Museum Ullen Sentalu (Foto: rachelxhann/Instagram)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Jika warga DIY yang bersilaturahmi selama libur Lebaran diwajibkan swab ataupun GeNose di wilayah aglomerasi, Pemda membuat aturan berbeda bagi masyarakat yang mau berwisata.

Alih-alih menerapkan kebijakan serupa, warga justru tak perlu melakukan rapid antigen bila ingin berwisata antarkabupaten/kota.

"Iya berwisata tidak perlu bawa surat rapid (antigen/GeNose). Ini yang kami pahami dari surat edaran gubernur (DIY)" ujar Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Rahardjo di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (10/5/2021).

Menurut Singgih, bila melihat Surat Edaran (SE) Nomor 27/SE/V/2021 tentang Ketentuan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 H di Wilayah Aglomerasi Yogyakarta Raya Dalam Upaya Pengendalian COVID-19, hanya warga DIY yang bersilaturahmi ke kerabat atau saudara yang harus melakukan rapid antigen/GeNose. Dalam SE tersebut tidak disebutkan aturan yang serupa untuk berwisata.

Bila aturan larangan mudik di wilayah aglomerasi DIY diterapkan juga di sektor wisata, maka akan sulit dilakukan. Karenanya asal wisatawan lokal DIY menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, mereka diperbolehkan berwisata antarkabupaten/kota secara bebas.

"Apalagi saat ini tidak ada kawasan wisata di DIY yang masuk zona merah atau oranye penularan COVID-19. Yang penting bagaimana kita memulihkan sektor pariwisata (dari dampak pandemi) namun tetap sehat (sesuai prokes)," jelasnya dalam berita Suara.com--jaringan Ayoyogya.com.

Singgih menambahkan, larangan mudik bagi warga luar DIY membuat Dinas Pariwisata bekerja keras memaksimalkan wisatawan lokal untuk berwisata di DIY. Karenanya program seperti staycation atau mengeksplorasi wisata lokal bagi warga DIY pun coba digenjot selama libur Lebaran di 127 destinasi wisata DIY.

"Ini jadi gerakan yang bagus dalam menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi, sekecil apapun gerakan akan membawa dampak yang berarti bagi ekonomi di diy," ungkapnya.

Sementara Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto mengungkapkan penetapan rapid tes antigen/GeNose saat silaturahmi di wilayah aglomerasi DIY harus dibarengi dengan kebijakan lain. Pemda seharusnya bisa menyediakan alat rapid di tingkat kecamatan di DIY.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Begini Cara Gunakan Aplikasi Sinyal TV Digital

Sabtu, 3 Desember 2022 | 17:00 WIB

Ini Alasan Mengapa STB Harus Terverifikasi

Sabtu, 3 Desember 2022 | 16:00 WIB
X