Labrak Ombudsman, BEM Minta Kejelasan Kasus Plagiarisme Rektor Unnes

- Kamis, 27 Februari 2020 | 19:55 WIB
UGM (Istimewa)
UGM (Istimewa)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM — Sejumlah anggota BEM KM Universitas Negeri Semarang (Unnes) berkunjung ke Ombudsman RI Perwakilan DIY (ORI DIY), Kamis (27/02/2020). 

Tujuan belasan anggota BEM ini untuk mempertanyakan kasus plagiarisme Rektor Unnes Fathur Rokhman

Sebab kasus tersebut dinilai mencemarkan nama baik kampus. Karenanya kasus tersebut diharapkan bisa segera diselesaikan.

"Apapun hasilnya tak masalah untuk kami meskipun bila terbukti plagiat. Kalaupun tidak, harapannya segera ditindaklanjuti dan diumumkan," ungkap Presiden BEM KM Unnes, Muhammad Fajar Ahsanul Hakim disela pertemuan.

Menurut Fajar, BEM juga meminta ketegasan UGM dalam menindak rektor Unnes bila terbukti melakukan plagiarisme. Karena itu selain ke ORI, mereka juga mendatangi UGM.

Kasus tersebut saat ini dirasakan mahasiswa semakin berlarut-larut. Bahkan, Unnes saat ini dianggap kampus yang memiliki Rektor plagiat.

Mereka merasa jengah dengan cap negatif tersebut. Apalagi rektor Unnes beberapa waktu terakhir melakukan manuver yang mengkhawatirkan.

Mulai dari menonaktifkan salah seorang dosen, Sucipto dengan alasan menghina Presiden Jokowi. Padahal Sucipto sebelumnya disinyalir merupakan pelapor kasus plagiarisme Rektor Unnes di UGM pada 2018 lalu.

"Kami minta ORI dan UGM untuk segera mempublikasikan hasil investigasinya," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

X