BSN Klaim Pandemi Covid-19 Kesadaran Warga akan Standar Tinggi

- Rabu, 12 Januari 2022 | 18:00 WIB
Konferensi pers BSN tentang meningkatnya kesadaran masyarakat akan standar. (Dokumen BSN.)
Konferensi pers BSN tentang meningkatnya kesadaran masyarakat akan standar. (Dokumen BSN.)

JAKARTA, AYOYOGYA- Tahun 2021, merupakan tahun yang masih menjadi ujian bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia dimana pandemi Covid-19 telah mempengaruhi hampir seluruh sektor dan aktivitas.

Namun demikian, Badan Standardisasi Nasional (BSN) tetap melaksanakan tugas dan fungsinya untuk meningkatkan daya saing produk serta perlindungan konsumen Indonesia.

Melalui berbagai kegiatan strategis di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian, BSN terus mendukung sektor kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 serta program pemulihan ekonomi nasional.

Kepala BSN, Kukuh S. Achmad dalam siaran pers yang diterima Ayoyogya Rabu (12/1/2022) mengatakan, tahun 2021 adalah menjadi tantangan bagi BSN, ketika pemerintah RI sedang fokus pada upaya pencegahan penyebaran Covid-19, dan memulihkan ekonomi nasional yang sempat terkena imbas dari pandemi.

“Tentunya ini bukan merupakan pekerjaan yang mudah, ketika pemerintah memutuskan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, namun BSN harus tetap memberikan layanan terbaiknya untuk masyarakat,” ujar Kukuh.

Baca Juga: Menkes: Penurunan Kasus Covid-19 di Indonesia Masuk Level 1 Menurut Standar WHO

Berkat dukungan seluruh pegawai BSN dan kerjasama strategis para pemangku kepentingan baik di pusat maupun di daerah, BSN tetap dapat menjalankan fungsinya melayani masyarakat yang tentunya program BSN juga selaras dengan fokus program pemerintah.

Hal itu setidaknya ditunjukkan melalui capaian BSN selama tahun 2021. Dari angka-angka tersebut dapat menjadi gambaran hasil kinerja BSN baik dari pengembangan SNI, penyiapan skema sertifikasi dan akreditasi, penerapan SNI dan pembinaan pelaku usaha meraih SNI, serta peranan Standar Nasional Satuan Ukuran/SNSU bagi kepentingan masyarakat.

“Dalam pengembangan Standar Nasional Indonesia (SNI), pada tahun 2021, BSN telah menetapkan 568 SNI, termasuk SNI yang terkait dengan penanganan Covid-19,” jelas Kukuh. SNI yang telah ditetapkan oleh BSN tahun 2021 diantaranya tentang Instalasi Medis; Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan Tempat Penyelenggaraan dan Pendukung Kegiatan Pariwisata (CHSE); dan Industri Gim. Untuk meningkatkan kinerja pengembangan SNI, lanjutnya, BSN juga melakukan restrukturisasi terhadap 118 Komite Teknis Perumus SNI.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: BSN

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apa itu Petrus? Penembakan Misterius Era Orde Baru

Kamis, 11 Agustus 2022 | 07:30 WIB
X