Gawat! Di Jogja 43 Pasangan di Bawah Umur Hamil di Luar Nikah, Pemkot: Paling Banyak di Gedongtengen

- Kamis, 17 Februari 2022 | 09:30 WIB
Ilustrasi hamil di luar nikah. (Pixabay)
Ilustrasi hamil di luar nikah. (Pixabay)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM-- Sebanyak 43 pasangan dengan usia di bawah umur di Jogja hamil di luar nikah sepanjang 2021. Pemerintah Kota (Pemkot) setempat mencatat paling banyak ditemukan di Kemantren (Kecamatan) Gedongtengen.

Dari catatan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta disebutkan, dari 46 pasangan anak usia dini terdapat 43 pasangan di bawah umur yang tercatat mengajukan dispensasi pernikahan karena hamil di luar nikah.

Dari jumlah tersebut warga di kemantren Gedongtengen yang banyak mengajukan dispensasi pernikahan pada 2021 lalu.

Baca Juga: Zaskia Gotik Hamil Anak Kedua, Aqila Ramadhani Menangis Terharu Viral

Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta Edy Muhammad mengungkapkan, terdapat 92 jiwa dari 46 pasangan yang mengajukan dispensasi pernikahan. Namun sebanyak 69 jiwa adalah warga Jogja.

"Jika dilihat dari data yang kami himpun, 69 orang ini baik laki-laki dan perempuan yang merupakan warga asal Kota Jogja. Pernikahan anak usia dini rata-rata berusia 15-18 tahun," ujar Edy, Rabu (16/2/2022).

Melansir SuaraJogja.id-jaringan Ayoyogya.com, Kamis (17/2), Kemantren Gedongtengen tercatat sembilan warga atau anak di bawah umur yang mengajukan dispensasi pernikahan.

"Gedongtengen yang cukup banyak mengajukan dispensasi ini. Jika dirinci lagi kelurahan Pringgokusuman yang paling banyak dengan jumlah lima orang, empat sisanya tersebar di kelurahan lain di Gedongtengen," kata dia.

Pada urutan selanjutnya yang paling banyak adalah Kemantren Danurejan, Gondokusuman, Kotagede, Ngampilan dan Tegalrejo. Dengan jumlah masing-masing tujuh warga.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X